BATABUAL, BtjTV - Bermodalkan semangat dan kegigihan, para pelajar di Desa Namlea Ilath Kecamatan Batabual Kabupaten Buru, rela menyeberangi derasnya luapan sungai disebabkan hujan deras mengguyur wilayah itu.
Diketahui para siswa ini nekat
menyeberangi sungai, hanya untuk menuntut ilmu mengejar masa depan mereka.
Dari beberapa video amatir yang
dipublikasikan warga di media sosial, pada Senin, 03/06/2024, memperlihatkan
perjuangan para siswa-siswi SMP Negeri 29 Buru dan SMA Negeri 4 Buru ketika
pulang sekolah, di bantu warga menyeberangi derasnya air sungai dengan
menggunakan seutas tali yang di buat darurat oleh warga setempat.
Kendati merasa takut, namun para
siswa tidak punya pilihan lain, selain nekat menyeberangi sungai untuk pulang
kerumah, dan juga mempersiapkan diri untuk kembali ke sekolah esok harinya.
Keselamatan diri bahkan sering
diabaikan asalkan mendapat pendidikan. Sehingga tidak jarang pakaian seragam
mereka yang dikenakan harus basah, bahkan nyawa taruhannya.
Inilah potret warga di Kecamatan
Batabual, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku yang hingga jelang Hari Ulan Tahun
Ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia, jauh dari sentuhan jembatan maupun jalan
beraspal.
"Para pelajar dan warga disana terpaksa menyeberangi luapan sungai yang deras lantaran tidak memiliki akses jembatan penghubung antar desa,"ucap Yanto Ralalatu, salah satu warga Kecamatan Batabual, saat ditemui Wartawan BtjTV.
Menurutnya, sampai saat ini,
belum adanya sentuhan pemerintah Daerah maupun pemerintah Provinsi dalam
pembuatan akses jembatan di beberapa sungai disana.
"Keluhan kami dengan kondisi
seperti ini, bukan baru pertama kali, namun hal semacam ini sudah berulang kali
terjadi terus menerus. Untuk itu, kami selaku Masyarakat Batabual berharap penuh
agar pemerintah, baik pemerintah Kabupaten Buru maupun pemerintah Provinsi
Maluku dapat menghadirkan jembatan penghubung antar desa di wilayah Kecamatan
Batabual kami ini,"tambahnya.
( BtjTV_Dewa )

Komentar
Posting Komentar